Hindari Beli Polis Asuransi Secara Online

Beli polis asuransi secara online
Polis asuransi online. (symboinsurance.com)
Agenasuransiprofesional.com - Kalau anda sedang berpikir untuk membeli produk asuransi secara online lewat sebuah situs layanan atau aplikasi penjualan asuransi (insurtech), saran kami lebih baik ditunda atau dipikir ulang. Apalagi jika asuransi yang anda beli adalah asuransi berjenis personal insurance seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi plus investasi, dst. Mengapa? Karena produk asuransi bukan produk fisik layaknya barang-barang yang bisa dipegang atau disentuh seperti ponsel, tas, jam tangan, barang elektronik, kendaraan bermotor, dsb. Kalau produk berbentuk barang mau beli di mana pun pada dasarnya sama saja. Entah itu kios pasar tradisional, toko di pusat perbelanjaan atau situs online. Ada wujudnya, ada spesifikasinya, ada mereknya, ada tipenya dan cara penggunaan atau operasionalnya pada dasarnya sama. Beda sekali dengan produk asuransi.

Produk asuransi adalah jasa dan butuh banyak penjelasan supaya paham. Bahkan asuransi berbeda dengan kartu kredit yang sama-sama adalah produk jasa. Kartu kredit bisa kita ajukan permohonannya secara online ke bank penerbit (card issuer). Bahkan sangat dianjurkan untuk menghindari permainan sales mafia di mana data-data kita bisa disalah pergunakan. Kalau secara online tentu data-data yang kita berikan relatif lebih aman. Meski perusahaan asuransi juga mengeluarkan kartu yang bentuknya mirip kartu kredit, tetapi beda sekali dengan kartu kredit. Kartu kredit dan asuransi adalah dua produk jasa yang sangat berbeda. Jadi asuransi butuh penjelasan detil mengenai manfaat, cara penggunaan, pasal-pasal perjanjiannya, latar belakang perusahaan asuransi, dsb.

Sekarang bayangkan jika anda mengajukan aplikasi asuransi secara online. Kepada siapa anda harus berkonsultasi dan bertanya jika ada yang belum dimengerti? Bahkan tidak ada penjelasan detil mengenai manfaat-manfaat sebuah produk asuransi di banyak situs aplikasi asuransi online. Selain itu tidak ada layanan live chat. Kalaupun ada, belum tentu layanan tersebut bisa menjelaskan detil masalah anda serta memberikan solusi (problem solution). Yang ada cuma informasi produk (product information). Ada nomor telepon yang bisa dihubungi pun bukan jaminan. Kalau kita telepon ke nomor telepon yang disediakan, belum tentu juga diangkat bahkan tak jarang cuma dijawab mesin suruh menunggu, dioper sana sini tambah ruwet sampai putus sendiri karena tidak pernah diangkat. Telepon pun buang-buang pulsa. Sampai di sini anda paham maksud kami?

Lain hal misalnya situs aplikasi asuransi online tersebut hanya menampung data-data kita lalu mereka menghubungi balik atau mengutus salah satu stafnya bertemu melayani kita. Ini masih bisa diterima. Namun mengutus staf rasanya tidak akan pernah terjadi karena perusahaan-perusahaan aplikasi online ini tidak ada sales alias tidak ada agen asuransinya. Mereka justru bekerja cari nasabah lewat media online. Jadi kalau mereka tidak menyediakan agen asuransi untuk mengunjungi atau bertemu anda, sebaiknya jangan membeli polis asuransi secara online. Ujung-ujungnya bisa kecewa dan ribet. Hidup jangan dibuat ribet karena sudah ada banyak masalah yang harus kita hadapi sehari-hari.

Jangankan lewat situs asuransi online, lewat agen asuransi yang bisa ditatap mukanya, berdiskusi sampai berdebat pun bisa bikin puyeng dan pusing. Misalnya penjelasannya tidak lengkap, tidak jelas atau bahkan malah keliru. Alih-alih mau minta aman, nyaman dan merasa dilindungi, ini malah bikin kita tidak nyaman, kuatir dan pusing. Belum lagi misalnya si agen tiba-tiba ganti profesi atau ganti perusahaan asuransi. Nah loh? Dulu bilang produk ini the best tetapi sekarang malah bilang produk baru is the best. Kacau kan? Kalau pindah profesi, lalu anda mau minta bantu klaim harus lewat siapa? Pusing kan? Ini hanya persoalan permukaan saja. Kalau dirunut lebih jauh bisa tambah ribet.

Jadi apakah anda masih tetap ngotot ingin membeli asuransi secara online? Semoga tidak ada masalah di kemudian hari ya! Bagaimana dengan situs-situs yang cukup banyak dan marak yang menawarkan atau menjelaskan produk asuransi? Harus anda bedakan dulu! Ada situs-situs yang memang dikelola oleh perusahaan asuransi, agen asuransi dan situs aplikasi asuransi. Situs perusahaan asuransi itu situs tentang perusahaan penerbit asuransi. Biasanya menjelaskan mengenai latar belakang perusahaan berdiri, pencapaian yang mereka peroleh selama sekian tahun, modal yang mereka punya serta produk-produk yang mereka luncurkan. Penjelasan produk pun tidak sedetil seorang agen asuransi. Kalau situs agen-agen asuransi itu hanya situs informasi promosi saja. Si agen yang akan tetap bertemu dan melayani anda jika anda menghubungi mereka. Sementara situs aplikasi online ini benar-benar memproses polis asuransi tanpa bertatap muka.

Kalau mau mendengar saran kami, sejelek-jeleknya seorang agen asuransi (baca: tidak profesional) lebih baik gunakan jasa agen asuransi. Produk satu ini butuh banyak masukan, penjelasan, bimbingan, konsultasi, sekali-kali debat kritis bahkan penyesuaian yang hanya bisa dilakukan oleh seorang manusia yang memang fokus bekerja di bidangnya. Pembayaran asuransi bersifat sepanjang hidup bahkan sampai ajal menjemput. Asuransi bukan barang yang kalau sudah kita beli bisa dibuang atau diganti begitu saja dengan tipe baru. Asuransi kalau sudah beli lalu buang atau berhenti di tengah jalan sama saja buang uang.

Kecuali produk asuransi yang dibeli adalah produk yang sekali pakai atau sekali dipergunakan serta nilai preminya kecil atau sekali bayar. Contoh misalnya asuransi perjalanan. Begitu kita sudah pulang dari tamasya atau liburan dari luar negeri dengan aman, lancar dan nyaman maka asuransi tersebut sudah dianggap selesai atau hangus. Kalau yang tipe begini tentu tidak masalah!