Asuransi Dana Pendidikan

asuransi dana pendidikan anak
Asuransi dana pendidikan anak untuk masa depan kelanjutan sekolah mereka.
Agenasuransiprofesional.com. Jenis produk asuransi berikutnya yang perlu diketahui setelah asuransi jiwa dan asuransi kesehatan adalah asuransi dana pendidikan anak. Biasanya juga sering disebut asuransi pendidikan (study insurance). Apa maksud atau arti dari jenis asuransi pendidikan anak ini? Tentu saja berkaitan dengan rencana pendidikan anak-anak kita di masa depan entah itu masuk sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) atau bahkan masuk kuliah di perguruan tinggi (universitas) baik di dalam negeri maupun sampai ke luar negeri.

Apakah bisa untuk anak masuk taman kanak-kanak (TK) atau kelompok bermain (play group)? Bisa saja sebab seorang anak sejak lahir dan sudah memiliki akta kelahiran sudah bisa ikut program perlindungan asuransi. Tetapi berhubung usia anak yang masih terlalu dini tentu belum sesuatu yang mendesak. Biaya sekolah untuk play group atau TK termasuk masih ringan. Jangan mau masuk sekolah di mana untuk play group atau TK saja sebagai orang tua kita sudah "digetok" puluhan sampai ratusan juta untuk biaya gedung sekolah! Kalau masuk SD atau SMP rasanya masih wajar, ini masuk play group atau TK yang kerjanya cuma main-main kok sudah digetok sedemikian rupa. Lembaga pendidikan sering juga dijadikan sebagai lahan bisnis di zaman sekarang.


Asuransi dana pendidikan anak mudah dipahami. Intinya kita mempersiapkan dana buat pendidikan anak kita di masa depan. Saat ini mungkin kita masih sehat, masih bekerja dan aktif berbisnis mencari uang. Nilai tabungan kita pun rasanya lebih dari cukup. Tetapi bagaimana dengan 5 tahun atau bahkan 10 tahun ke depan? Apakah kita menjamin tidak akan di-PHK, bangkrut, mengalami bencana atau mengalami sakit penyakit kronis yang membuat kita tidak mampu bekerja dengan baik lagi? Otomatis pundi-pundi emas yang sudah berhasil kita kumpulkan akan tergerus dipakai buat kebutuhan kehidupan sehari-hari. Kalau asuransi kesehatan melindungi kita dengan semua biaya berobat maka asuransi pendidikan ini mempersiapkan dana untuk pendidikan putra-putri kita. Sampai di sini rasanya mudah dipahami.

Asuransi dana pendidikan anak secara sederhana bisa diibaratkan menabung. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun untuk biaya sekolah anak di masa depan. Pendidikan sangatlah penting sebab membuat seseorang memiliki pergaulan yang luas serta mendapatkan ilmu pengetahuan. Pada saat anak lahir hingga mereka tumbuh besar lulus SMA (sekolah menengah umum) membutuhkan rentang waktu kurang lebih 16 tahun. Rentang waktu yang sedemikian lama ini membuat biaya pendidikan menjadi mahal atau naik berkali-kali lipat apalagi di kampus yang terkenal dan bertaraf internasional. Selain faktor inflasi, penyebabnya juga karena faktor ekonomi secara global. Tahun ini misalnya biaya masuk ke Universitas Trisakti menghabiskan Rp 30 juta maka ketika anak berusia 16 tahun mungkin butuh Rp 75 juta. Jika biaya semesterannya saat ini Rp 5 juta maka 16 tahun kemudian biayanya bisa Rp 50 juta per semester. Tetapi jangan terlalu dipikirkan sebab semuanya menyesuaikan kondisi ekonomi meski harus diakui kenaikan gaji selama 16 tahun tidak seimbang dengan kenaikan biaya hidup dan biaya pendidikan. Makanya sangat dianjurkan kita juga memiliki penghasilan tambahan (side job).

Menabung Sendiri vs Asuransi Pendidikan

Jika hanya untuk mendapatkan atau mengumpulkan dana pendidikan, sebenarnya bisa kita lakukan sendiri dengan cara menabung. Tentu menabungnya harus di bank terpercaya agar uang kita selalu aman tidak dicuri orang. Jangan pikirkan soal bunga sebab bunga juga tidak seberapa. Yang penting bank tersebut aman dan tidak berkasus ke depannya. Dengan demikian tanpa mengambil atau memiliki polis asuransi pendidikan anak sebenarnya pendidikan anak bukanlah sebuah masalah.

Yang menjadi pertanyaannya adalah: apakah kita bisa menjamin bahwa kita akan menabung secara rutin dan tidak akan pernah mengambil tabungan ini suatu hari sebelum waktunya? Apakah kita bisa menjamin bahwa kita akan selalu sehat bekerja untuk mendapatkan uang atau penghasilan yang disisihkan untuk tabungan pendidikan anak? Tentu tidak ada yang bisa menjawabnya. Maka itulah diciptakan produk asuransi pendidikan anak seperti ini.

Asuransi pendidikan anak secara otomatis akan membuat putra-putri kesayangan kita mendapatkan pendidikan. Sekalipun sebagai orang tua kita sudah tidak produktif bekerja dan menghasilkan uang. Karena dari awal ketika kita mengikuti asuransi ini dengan membayar premi secara rutin, kita bukan saja menabung tetapi juga membuat perusahaan asuransi menggaransi masa depan pendidikan anak-anak kita. Berapa lama? Tentu saja sesuai dengan produk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Ada yang sampai tingkat SD, SMP, SMA bahkan universitas. Ingat bahwa yang kita dapatkan ketika anak kita mencapai umur sekolah adalah dana pendidikannya. Uangnya bisa kita klaim dan cair untuk kebutuhan sekolah tersebut. Bukan perusahaan asuransi yang memasukkan putra-putri kita langsung ke sekolah-sekolah atau kampus-kampus tertentu.

Kesimpulannya: asuransi dana pendidikan anak bisa kita ambil atau miliki jika tidak bisa menabung dengan rutin setiap bulan. Yang ditanggung sebenarnya adalah kita sebagai orang tua. Jika kita memiliki masalah seperti sakit penyakit, meninggal atau cacat maka pendidikan anak kita sudah ada yang menanggungnya. Semoga paham sampai di sini.

Dalam perkembangannya, produk asuransi dana pendidikan anak ini juga ada tambahkan mengenai pertanggungan ketika si anak sakit, meninggal, bagian dari produk investasi, dsb. Mengenai besarnya jumlah pertanggungan, nilai premi yang harus dibayarkan, lamanya waktu pertanggungan asuransi, semuanya dikembalikan kepada masing-masing perusahaan asuransi yang ada. Pilih yang preminya sesuai kemampuan kita dan tidak perlu dipaksakan. Tanyakan secara jelas kepada agen asuransi pendidikan anak yang melayani Anda. Sekolah itu penting tetapi bukan satu-satunya faktor penentu kesuksesan hidup seseorang.